Inovasi TEGAS PENTING dari Puskesmas Bojong Nangka: Deteksi dan Atasi Stunting dengan Pendekatan Kolaboratif
Bojong Nangka, Juli 2025 — Puskesmas Bojong Nangka kembali menghadirkan gebrakan inovatif
dalam upaya penurunan angka stunting di wilayahnya melalui program TEGAS
PENTING, akronim dari Temukan, Gali Informasi, dan Atasi Penyebab
Stunting. Inovasi ini menjadi jawaban konkret terhadap tantangan besar yang
masih dihadapi Indonesia, yakni tingginya prevalensi stunting yang menurut
Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 masih mencapai 24,4% secara nasional dan
26,4% di Kabupaten Tangerang.
Berbeda dengan pendekatan sebelumnya yang
bersifat pasif dan terpisah antar program, TEGAS PENTING hadir dengan
strategi aktif, terintegrasi, dan berbasis kasus. Program ini mendorong
deteksi dini balita stunting dan risiko stunting melalui kunjungan rumah,
rujukan lintas program, hingga pelaporan masyarakat. Setiap balita yang
terdeteksi akan melalui proses validasi antropometri langsung oleh petugas gizi
menggunakan standar WHO.
Yang membuat program ini istimewa adalah
tahapan “Gali Informasi” yang menyeluruh. Tim lintas program – termasuk
dokter, bidan, promkes, sanitarian, dan analis laboratorium – melakukan
wawancara keluarga, observasi lingkungan rumah, dan penelusuran faktor penyebab
stunting secara mendalam. Mulai dari riwayat pemberian ASI, pola makan,
penyakit infeksi berulang, sanitasi, hingga kondisi sosial ekonomi keluarga,
semuanya dianalisis sebagai dasar intervensi yang tepat dan spesifik.
“Bukan sekadar menimbang dan memberi PMT,
tetapi benar-benar menyelesaikan akar masalahnya,” ujar Kepala Puskesmas Bojong
Nangka. Ia menambahkan, program ini juga melibatkan edukasi keluarga
berbasis kasus, bukan lagi penyuluhan massal yang kurang tepat sasaran.
TEGAS PENTING memanfaatkan perpaduan
pendekatan manual dan digital. Di lapangan, petugas menggunakan formulir
observasi, kunjungan rumah, dan edukasi tatap muka. Di sisi lain,
pemanfaatan Google Form, dashboard digital, dan WhatsApp Group digunakan
untuk mempercepat pelaporan, validasi data, hingga pelacakan tindak lanjut
intervensi.
Program ini terbukti efektif. Dalam
beberapa bulan terakhir, telah terjadi peningkatan pelaporan kasus stunting
dan gizi kurang, serta intervensi yang lebih cepat dan tepat sasaran.
Bahkan, sejumlah balita yang sebelumnya mengalami gizi buruk telah menunjukkan
kemajuan signifikan berkat intervensi lintas program dan dukungan keluarga.
“Dulu kami hanya dapat informasi dari
Posyandu. Sekarang, kami bisa ikut serta melaporkan anak-anak yang berisiko,
dan tim Puskesmas langsung datang,” ungkap salah satu kader kesehatan di
Kelurahan Bojong Nangka.
Tak hanya keluarga dan masyarakat yang
diuntungkan. Pemerintah daerah kini memiliki data yang lebih akurat dan
real-time mengenai kondisi gizi balita di lapangan. Hal ini sangat membantu
dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan program penurunan stunting.
TEGAS PENTING diharapkan dapat menjadi model nasional dalam penanggulangan stunting berbasis komunitas dan data valid. Dengan komitmen dan kolaborasi lintas sektor, Puskesmas Bojong Nangka membuktikan bahwa inovasi sederhana, jika dirancang dengan tepat, dapat memberikan perubahan besar bagi masa depan anak bangsa.
(Puskesmas Bojong Nangka/Promkes/rfn)
Nomor : PR/057-PKMBJNK/VII/2025
Berita Lainnya
-
29 May 2026
Kelas Ibu Hamil di Kampung Gurubug, Puskesmas Bojong Nangka Tingkatkan Pengetahuan Ibu Menuju Persalinan Sehat
Bojong Nangka, 22 Mei 2026 – Puskesmas Bojong Nangka melaksanakan kegiatan Kelas Ibu Hamil pada ...
-
29 May 2026
Puskesmas Bojong Nangka Laksanakan Kegiatan Prolanis di RW 21 Kelurahan Bojong Nangka
Bojong Nangka, 21 Mei 2026 – Puskesmas Bojong Nangka melaksanakan kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis ...
-
29 May 2026
Puskesmas Bojong Nangka Tingkatkan Peran Kader melalui Pemberdayaan Implementasi 5 Pilar STBM
Bojong Nangka, 21 Mei 2026 - Puskesmas Bojong Nangka melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Kader dalam rangka ...
-
29 May 2026
Tingkatkan Mutu Pelayanan, Puskesmas Bojong Nangka Lakukan Monitoring dan Evaluasi Fasilitas Kesehatan Jejaring
Curug Sangereng, 21 Mei 2026 — Puskesmas Bojong Nangka melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi fasilitas ...
-
25 May 2026
Inspeksi Kesehatan Lingkungan dan Supervisi Fasilitatif di PMB Siti Maesaroh, Wujudkan Pelayanan Kesehatan yang Aman dan Berkualitas
Bojong Nangka, 20 Mei 2026 - Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, ...